Keju dan Daerah Asalnya

FOODPEDIA – Semua pasti tahu kalau keju merupakan produk olahan yang berbahan dasar dari susu. Konon, produk turunan susu itu dibuat secara tidak sengaja. Sejarah penemuan keju bermula sekitar tahun 8000 SM, seorang pengembara Arab melakukan perjalanan melintasi gurun pasir. Dengan mengendarai kuda, ia membawa bekal susu kambing di dalam kantong yang terbuat dari kulit perut binatang. Saking jauhnya perjalanan, tanpa disadari susu tersebut berubah menjadi cairan berwarna pucat dan gumpalan-gumpalan putih. Menariknya, susu yang basi itu tidak beracun, bahkan bercitarasa sangat gurih.

Ada ratusan bahkan hingga seribu lebih jenis keju. Mereka dapat dibedakan berdasarkan tekstur, proses pematangan, bibit, jenis susu yang digunakan, atau bahan dasarnya. Dari ratusan jenis keju yang ada, berikut ini jenis-jenis keju yang paling populer dan daerah asalnya:

1. Cheddar (Somerset, Inggris)

cheddars

Di antara sekian banyak jenis keju, keju cheddar yang paling banyak dibeli dan dimakan di seluruh dunia. Di Indonesia keju ini juga paling populer. Asal keju ini dari kota Cheddar (Somerset, Inggris). Di masa lalu, Inggris adalah satu-satunya tempat di mana keju Cheddar dibuat. Namun,  kini Cheddar dibuat di banyak negara di seluruh dunia. Dibuat dari susu sapi yang dipasteurisasi. Tekstur alaminya keras dan sedikit rapuh, tetapi jika dipanen masih “muda” teksturnya lembut.

Rasa tajam karena ia disimpan lama, berkisar antara 9-24 bulan. Warna biasanya berkisar dari putih hingga kuning pucat. Namun, beberapa Cheddars mungkin ditambahkan warna kuning-oranye secara manual. Biasanya dijual dalam bentuk balok dengan tekstur semi keras. Cocok untuk souffle, canape, dan burger.

2. Parmesan (Parma, Italia)

parmesan

Parmesan berasal dari daerah Parma, Italia. Terbuat dari susu sapi yang tidak dipasteurisasi. Keju ini dijual dalam potongan besar dan kasar serta memiliki tekstur yang keras. Biasanya digunakan sebagai taburan pasta, pizza, muffin, kaserol, salad, dan sup. Tetapi bisa juga dimakan sebagai camilan.

3. Mozzarella (Latium dan Campania, Italia)

mozza

Pertama kali diproduksi di Latium dan Campania (Itali). Keju Mozzarella tradisional terbuat dari susu kerbau. Tetapi di negara seperti Italia dan Bulgaria jumlah kerbau semakin sedikit maka sebagian besar keju Mozzarella yang tersedia sekarang terbuat dari susu sapi. Keju mozzarella tidak seperti kebanyakan keju yang diperam.

Keju ini dimakan segar dalam beberapa jam setelah dibuat. Tekstur keju ini lembut dan umumnya berbentuk seperti bola. Berfungsi sebagai pengikat bahan dalam pizza, kaserol, dan lasagna. Ada pula mozarella segar, berbentuk bola-bola kecil dan terendam air. Ini bukan untuk dimakan tapi khas sebagai campuran salad.

4. Ricotta (Italia)

ricotta

Keju Ricotta adalah keju segar dari Italia yang dibuat dari air dadih sisa pembuatan keju lain yang dimasak lagi. Ricotta berasal dari kata bahasa Latin yaitu “recocta” yang berarti “dimasak lagi”. Keju ini diproduksi di seluruh daerah di Italia. Ricotta dapat dimakan begitu saja ataupun digunakan dalam lasagna, cannoli (kue dari Sisilia) dan hidangan-hidangan lainnya. Keju ini memiliki rasa yang tidak terlalu manis dengan tekstur yang lembut dan warna yang putih seperti salju

5. Gruyère (Swiss)

gruyere

Gruyère adalah keju bertekstur keras yang dibuat dari susu sapi mentah dari daerah Gruyère di Swiss. Keju Gruyère dinamakan sesuai dengan desa tempat keju ini pertama kali dibuat. Kulit keju ini berkeriput dan berwarna coklat alami. Keju Gruyère memiliki kemiripan dengan keju Emmental, namun keju Gruyère memiliki warna kuning yang lebih gelap. Selain itu, proses pematangan Gruyère lebih lama dibandingkan dengan Emmental sehingga teksturnya lebih padat dan rasanya lebih tegas.

6. Emmental (Swiss)

emmental

Emmental, Emmentaler, Emmenthal, atau Emmenthaler adalah keju dari Swiss yang dibuat dengan susu sapi mentah dan memiliki banyak lubang atau “mata” yang berukuran besar. Keju ini dikenal sebagai “keju Swiss” di Amerika Utara walaupun keju Swiss tidak selalu merujuk kepada Emmental. Tiruan keju Emmental di Norwegia dikenal dengan nama Jarlsberg.

Keju ini mendapatkan namanya dari daerah asalnya yaitu lembah Emme di Canton Bern dan telah mendapatkan sertifikasi dari AOC (Appellation d’Origine Contrôlée). Sertifikasi AOC menyebabkan hanya keju yang diproduksi di Emmental saja yang dapat diberi label “Emmentaler Swiss”. Namun, nama “keju Emmental” tidaklah dilindungi sehingga banyak tiruannya yang diproduksi di berbagai negara.

Masih ingat serial kartun “Tom & Jerry”? Ini adalah makanan kesukaan Jerry.

7. Edam (Belanda)

Gouda Cheese and PInot Grigio Wine

Edam (bahasa Belanda Edammer) adalah keju yang berasal dari Belanda yang secara tradisional berbentuk bulat dan berwarna kuning terang dan dibungkus dengan parafin dan malam (zat) berwarna merah. Keju ini dinamai demikian karena pertama kali dibuat di Edam, Holland Utara Edam yang berumur setidaknya 17 minggu dibungkus oleh malam berwarna hitam, bukan merah atau kuning.

Keju Edam memiliki rasa yang sangat lembut, sedikit asin atau terasa seperti kacang, keju ini juga tidak berbau bila dibandingkan keju lainnya. Keju ini juga memiliki kandungan lemak jauh lebih rendah dibandingkan keju tradisional lainnya sebanyak 28 persen dengan kandungan protein sebanyak 25 persen. Keju Edam yang modern jauh lebih lembut dibandingkan keju yang lain, seperti Keju Cheddar, karena kandungan lemaknya yang lebih rendah.

8. Gouda (Belanda)

gouda

Gouda, atau “How-da” penduduk setempat menyebutnya, adalah keju Belanda. Asal nama Gouda adalah dari sebuah kota di Belanda. Konon katanya ini adalah salah satu keju yang paling populer di dunia, sekitar 50 sampai 60 persen dari konsumsi keju dunia. Keju semi-keras, rasa unik dan tekstur halus. Gouda biasanya dibuat dari susu pasteurisasi sapi meskipun beberapa pembuat menggunakan domba atau susu kambing.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s