Cabai Terpedas di Dunia

FOODPEDIA – Rasa pedas dapat diukur dengan satuan tingkat kepedasan cabai (Scoville Heat Units atau SHU), diambil dari nama orang yang mengembangkan teknik pengukuran pedas (Wilbur Scoville, 2012).

Cara pengukurannya adalah dengan menghancurkan cabai dan mencampurnya dengan cairan gula, dan mencicipkannya kepada beberapa orang. Sedikit demi sedikit, larutan tadi diencerkan, sampai para pencicip tidak lagi merasakan pedas. Semakin banyak air yang digunakan untuk melakukan pengenceran, semakin tinggi SHU nya. Jenis cabai yang tdk pedas sama sekali SHU nya bernilai 0. Sedangkan capsaicin murni bernilai 16.000.000 SHU.

Berikut coba kita rangkum beberapa cabai terpedas di dunia:

1. Carolina Reaper (1.569.300 – 2.200.000 SHU)

1

Carolina Reaper, sekarang terkenal dikenal sebagai cabai terpedas di dunia, memiliki tingkat kepedasan rata-rata 1.569.300 SHU pada Skala Scoville dan bahkan bisa sampai lebih dari 2.200.000 SHU . Dengan kata lain, cabai ini  100 kali lebih pedas dari Jalapeno. The Carolina Reaper  yang merupakan cabai hibrida antara bhut jolokia/ghost pepper dan habanero merah, berasal dari Rock Hill, Carolina Selatan, dan terpisah dari spesies chinense Capsicum.

The Carolina Reaper dianggap sebagai cabai terpedas di dunia sejak 7 Agustus 2013 oleh Guinness World Records , melebihi pemegang rekor sebelumnya, Trinidad Moruga Scorpion .

2. Trinidad Moruga Scorpion (1.200.000 – 2.009.231 SHU)

2

Cabai ini berasal dari kawasan Moruga di Trinidad dan Tobago. Cabai ini pernah menjadi cabai terpedas, sebelum digantikan oleh Carolina Reaper. Cabai ini berwarna merah dengan bentuk agak bulat dan memiliki rasa kombinasi antara manis dan pedas. Jika dimakan awalnya tidak langsung terasa pedas sekali, namun rasa pedas dan panasnya terus meningkat dan meningkat. Tanamannya dapat tumbuh dengan baik di sebagian besar belahan dunia.

3. Bhut Jolokia / Ghost Pepper (1.001.304 SHU)

3

Cabai ini adalah salah-satu cabai terpedas di dunia. Berasal dari timur laut India (Assam, Nagaland dan Manipur) dan Bangladesh. Dalam bahasa Assam dan Bengali, cabai ini disebut bhūt jolokia, artinya “cabai setan”, atau nāgā marica artinya “cabai naga”.

Pada tahun 2006 diumumkan oleh Guinness World Records sebagai cabai terpedas di dunia, Hanya saja posisinya kemudian digantikan oleh Trinidad Moruga Scorpion dan selanjutnya Carolina Reaper. Bentuk cabai ini gemuk kecil dan keriput. Penduduk Assam percaya bahwa banyak makan cabai Bhut Jolokia dapat membantu mengurangi penyakit rematik, kanker, rematik, osteoporosis, menurunkan tekanan darah dan kolesterol.

Dalam pengobatan tradisional, cabai setan digunakan untuk penyakit tangan dan kaki dingin, sakit otot punggung, rematik, terkilir dan memar.

4. Habanero / Cabai Gendol (100.000-350.000 SHU untuk orange habanero dan 350.000-575.000 SHU untuk red savina habanero)

4

Cabai ini dikenal juga dengan sebutan Cabai gendol atau cabai gendot di Indonesia (Capsicum chinense). Cabai ini berasal dari semenanjung Yucatan. Cabai ini pedasnya melebihi pedas cabai rawit. Dinamakan cabai gendol karena bentuk cabai ini yang bengkak atau mengembung.

Untuk penanaman di Pulau Jawa sendiri persebaran cabai ini sebatas perkebunan di sekitar Bandung dan di sekitar Dieng, Jawa Tengah. Penghasil cabai gendol yang terbesar di dunia adalah Meksiko, yang tumbuh di Yucatan, Campeche, dan Quintana Roo, meskipun ada perkebunan komersial di Belize, Kosta Rika, Texas dan California.

5. Serrano (10.000 – 25.000 SHU)

5

Serrano pepper berasal dari negara bagian Meksiko, Puebla dan Hidalgo. Cabai ini memiliki aneka warna, antara lain hijau, merah, cokelat, jingga, dan kuning. Serrano pepper sering dikonsumsi dalam bentuk mentah maupun dimatangkan dan sering diolah menjadi hidangan meksiko seperti pico de gallo dan salsa. Jenis cabai lain yang memiliki level pedas yang sama adalah peter pepper dan aleppo pepper.

6. Peter Pepper (10.000 – 23.000 SHU)

6

Peter Pepper atau  Capsicum annuum var. annuum, merupakan cabai unik yang terkenal karena bentuk yang tidak biasa. Pertama kali dipopulerkan di Amerika Serikat, banyak tumbuh di Texas bagian timur dan Louisiana. Warnanya merah, dan bentuknya sering dianalogikan seperti organ laki-laki. Panjangnya 3-4 inchi dan lebar 1-1.5 inchi ketika matang. Cabai ini lebih sebagai ornamen daripada untuk dikonsumsi.

7. Marbles Five Color Pepper (5.000 – 30.000 SHU)

7

Marbles Five Color Pepper adalah dari kelompok taksonomi Capsicum annuum, bentuknya bulat dengan diameter  ½ inci mirip marbles. Cabai ini berwarna dari hijau ke cream atau putih, kemudian kuning, oranye, ungu, dan menjadi merah ketika matang. Marbles Hot pepper ini disukai karena keindahannya, sehingga juga digunakan sebagai tanaman hias.  Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan atau Meksiko.

Dan, ini lah parameter tingkat kepedasannya di seluruh dunia.

skala-scoville

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s